Harga Batu Bara Lanjut Menguat, Ada Apa?

15 Januari 2026
Image Description

Penulis : Indah Handayani

JAKARTA, investor.id – Harga batu bara menguat pada Selasa (18/11/2025), mendekati level tertinggi sejak akhir Agustus. Peguatan itu masih ditopang kabar dari China yang akan menggelontorkan stimulus baru.

Harga batu bara Newcastle untuk November 2025 melejit US$ 1,3 ke level US$ 111,5 per ton. Sedangkan harga batu bara Newcastle Desember 2025 melonjak US$ 1,75 menjadi US$ 115,25 dan Januari 2026 menguat US$ 1,25 menjadi US$ 115,4 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk November 2025 malah kompak terkoreksi US$ 0,55 menjadi US$ 95,9. Sedangkan, Desember 2025 jatuh US$ 0,7 menjadi US$ 97,4 dan Januari 2026 juga terkoreksi US$ 0,9 menjadi US$ 98,25.

Dikutip dari Trading Economics, harga batu bara naik ke US$ 111,50 per ton pada 18 November 2025, atau meningkat 1,18% dibandingkan penutupan sebelumnya. Dalam sebulan terakhir, harga batu bara telah menguat 7,21%, meski masih 21,06% lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.

Secara historis, batu bara pernah menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di US$ 457,80 pada September 2022.

Kenaikan harga batu bara berlangsung seiring pergerakan mendekati level tertinggi sejak akhir Agustus, didorong ekspektasi bahwa China, konsumen batu bara terbesar dunia, akan meluncurkan stimulus ekonomi baru.

Kebijakan Fiskal China

Akhir pekan lalu, Menteri Keuangan China Lan Foan menyampaikan bahwa kebijakan fiskal akan diperkuat dalam lima tahun ke depan. Ia menegaskan, pemerintah akan menggunakan instrumen seperti anggaran, perpajakan, obligasi pemerintah, dan transfer fiskal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial secara berkelanjutan.

China juga memberi sinyal akan mempertahankan ketergantungan pada pembangkit listrik tenaga batu bara dalam jangka panjang, dengan target puncak permintaan pada 2030. Sikap ini sekaligus membalikkan proyeksi sebelumnya yang mengindikasikan percepatan pengurangan penggunaan batu bara.