Minyak Dunia Tertekan Dolar dan Bayang-Bayang Banjir Pasokan OPEC+
Jakarta, CNBC Indonesia- Harga minyak mentah dunia kembali meluncur turun di akhir pekan ini, penyebabnya ada dua faktor utama, penguatan dolar Amerika Serikat dan potensi penambahan produksi dari OPEC+ dalam waktu dekat. Sentimen pasar semakin tertekan setelah laporan menyebutkan bahwa para produsen besar minyak tengah membuka ruang untuk kembali mengguyur pasar dengan pasokan tambahan.
Melansir dari Refinitiv, minyak Brent untuk pengiriman Juli ditutup melemah ke level US$64,01 per barel pada Jumat (23/5/2025), sementara West Texas Intermediate (WTI) jatuh ke US$60,75 per barel. Secara mingguan, Brent terkoreksi 2%, dan WTI ambles 2,7%, mencatat kinerja mingguan terburuk dalam bulan ini.
Pergerakan Harga Minyak Dunia (US$/barel)