Tekanan Dolar Kuat dan Pasokan Melimpah, Harga Minyak Melorot
Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Jumat (31/10/2025) pagi. Tekanan datang dari menguatnya dolar AS dan meningkatnya pasokan global, yang menutupi dampak sanksi Barat terhadap ekspor minyak Rusia.
Melansir Refinitiv, pukul 10.10 WIB menunjukkan Brent turun ke US$64,71 per barel, merosot 0,45% dibanding Kamis (US$65,00). Sementara WTI melemah 0,56% ke US$60,23 per barel dari posisi sebelumnya di US$60,57.
ANZ Research mencatat, penguatan dolar AS menekan selera investor terhadap komoditas. Ucapan Ketua The Fed Jerome Powell yang menyiratkan bahwa pemangkasan suku bunga Desember belum tentu terjadi membuat dolar kian perkasa, sehingga harga minyak sulit menguat.