Harga Batu Bara Naik, Tapi Trennya Masih Negatif

20 Januari 2025
Image Description

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara naik pada perdagangan kemarin. Namun si batu hitam masih berada dalam tren negatif.

Pada Senin (13/1/2025), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan ini ditutup di US$ 114,5/troy ons. Menguat 0,88% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Akan tetapi, harga batu bara masih turun 7,29% dalam seminggu terakhir. Selama sebulan ke belakang, harga ambruk 13,58%.

Salah satu sentimen negatif bagi batu bara adalah pasokan yang melimpah. Saat pasokan berlebih, harga tentu akan bergerak turun.

Indonesia, eksportir batu bara terbesar dunia, mencatat produksi sebanyak 831 juta ton pada 2024. Meroket 17% dibandingkan 2023 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah pencatatan.

Produksi Batu Bara Indonesia (Sumber: Bloomberg)

Tidak hanya Indonesia, China juga masih menggenjot produksi batu bara. Tahun ini, China Coal Transportation and Distribution Association memperkirakan produksi batu bara Negeri Tirai Bambu tumbuh 1,5% menjadi 4,82 miliar ton. Tahun lalu, produksi batu bara China naik 0,8% ke 4,75 miliar ton.

Analisis Teknikal

Bagaimana dengan perkiraan harga batu bara hari ini? Apakah masih bisa naik lagi?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), batu bara masih terjebak di zona bearish. Tercermin dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 15,47. 

RSI di bawah 50 mengindikasikan suatu aset sedang berada di posisi bearish. Kalau di bawah 30, maka artinya sudah jenuh jual (oversold).

Akan tetapi, indikator Stochastic RSI sudah menyentuh 80,03. Sudah di atas 80, yang berarti jenuh beli (overbought).

Harga batu bara sejatinya masih berpeluang naik, meski relatif terbatas. Target resisten terdekat adalah US$ 116/ton yang merupakan Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka MA-10 di US$ 120/ton bisa menjadi target selanjutnya.

Sementara target support terdekat adalah US$ 113/ton. Penembusan di titik ini berisiko membuat harga batu bara turun lagi menuju US$ 107/ton.

(aji)